Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » PMII Komfakda Dorong Peran Aktif Pemuda dalam Mengawal Kebijakan Publik dan Pembangunan Kota Tangerang Selatan

PMII Komfakda Dorong Peran Aktif Pemuda dalam Mengawal Kebijakan Publik dan Pembangunan Kota Tangerang Selatan

  • account_circle Admin
  • calendar_month Senin, 20 Jul 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Tangerang Selatan, 18 Juli 2026 – Pengurus Komisariat Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komfakda menyelenggarakan Diskusi Publik bertajuk “Dialog Peran Pemuda Tangerang Selatan dalam Mengawal Kebijakan Publik dan Pembangunan Daerah” di Aula Aswaja 2, Pondok Aren, Kota Tangerang Selatan, Sabtu (18/7). Kegiatan ini menjadi ruang dialog antara pemuda, akademisi, dan pemangku kebijakan dalam membahas berbagai isu strategis pembangunan daerah serta peran generasi muda dalam mengawal kebijakan publik yang berpihak kepada masyarakat.

Diskusi menghadirkan dua narasumber, yaitu Lista Hurustiati selaku Pembina UMKM Tangerang Selatan dan Ferdiansyah, Anggota DPRD Kota Tangerang Selatan. Keduanya memberikan pandangan mengenai pentingnya keterlibatan pemuda dalam pembangunan daerah, baik melalui sektor ekonomi kreatif, pemberdayaan masyarakat, maupun partisipasi aktif dalam proses pengawasan kebijakan pemerintah.

Dalam pemaparannya, Lista Hurustiati menegaskan bahwa pemuda memiliki posisi strategis sebagai motor penggerak pembangunan ekonomi daerah. Menurutnya, perkembangan teknologi dan digitalisasi membuka peluang besar bagi generasi muda untuk berinovasi, khususnya dalam mendukung pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Pemuda tidak hanya berperan sebagai konsumen teknologi, tetapi juga harus mampu menjadi pelaku usaha, kreator konten, serta agen promosi yang membantu produk-produk lokal bersaing di pasar yang lebih luas.

Ia menjelaskan bahwa pemanfaatan media digital saat ini menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan daya saing UMKM. Dengan kemampuan adaptasi yang tinggi terhadap perkembangan teknologi, pemuda diharapkan mampu menghadirkan berbagai inovasi pemasaran yang efektif, kreatif, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat modern. Menurutnya, keberhasilan UMKM tidak hanya bergantung pada kualitas produk, tetapi juga pada kemampuan membangun citra dan memperluas jangkauan pasar melalui platform digital.

Sementara itu, Dr. Ferdiansyah menyoroti pentingnya peran pemuda dalam mengawal jalannya pemerintahan dan pembangunan daerah. Ia menegaskan bahwa pemuda harus menjadi kelompok yang kritis, objektif, dan mampu memberikan masukan yang konstruktif terhadap berbagai kebijakan publik. Kritik yang disampaikan, menurutnya, harus didasarkan pada data, fakta, dan kajian yang matang sehingga mampu melahirkan solusi yang bermanfaat bagi masyarakat.

Dalam kesempatan tersebut, Dr. Ferdiansyah juga memaparkan sejumlah fokus pembangunan Kota Tangerang Selatan yang saat ini menjadi perhatian pemerintah daerah. Beberapa di antaranya adalah peningkatan kualitas pendidikan yang inklusif dan berbasis literasi digital, pengembangan lapangan kerja kreatif bagi generasi muda, peningkatan layanan kesehatan masyarakat termasuk upaya pencegahan stunting, serta penguatan transparansi dan pengawasan penggunaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Menurutnya, pembangunan daerah tidak dapat berjalan optimal tanpa adanya partisipasi aktif masyarakat, khususnya kalangan pemuda. Sebagai kelompok yang memiliki energi, kreativitas, dan idealisme, pemuda diharapkan mampu menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyampaikan aspirasi masyarakat sekaligus mengawasi pelaksanaan program-program pembangunan.

Suasana diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dan pandangan yang disampaikan peserta. Salah satu isu yang mengemuka adalah mengenai kontribusi konkret pemuda dalam pembangunan daerah. Menanggapi hal tersebut, Dr. Ferdiansyah menegaskan bahwa peran pemuda harus diwujudkan melalui aksi nyata yang memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Pemuda tidak cukup hanya berbicara atau memberikan kritik. Pemuda harus hadir di tengah masyarakat, terlibat dalam pemberdayaan ekonomi, mendukung pengembangan UMKM, meningkatkan literasi digital, serta aktif mengawal kebijakan publik agar pembangunan benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat luas,” ujarnya.

Kegiatan diskusi publik ini menjadi bagian dari komitmen PMII Komfakda dalam membangun tradisi intelektual dan ruang partisipasi bagi generasi muda. Melalui forum semacam ini, PMII Komfakda berharap dapat melahirkan pemuda yang tidak hanya memiliki kemampuan berpikir kritis, tetapi juga mampu berkontribusi secara nyata dalam menjawab berbagai tantangan pembangunan daerah.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, PMII Komfakda menegaskan pentingnya sinergi antara pemuda, masyarakat, dan pemerintah dalam mewujudkan pembangunan Kota Tangerang Selatan yang lebih maju, inklusif, dan berkelanjutan. Pemuda diharapkan menjadi garda terdepan dalam mengawal kebijakan publik sekaligus menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan inovasi dan solusi bagi kemajuan daerah.

  • Penulis: Admin

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Mengatur Batas dengan Orang Tua dan Atasan Tanpa Menyakiti Perasaan

    Mengatur Batas dengan Orang Tua dan Atasan Tanpa Menyakiti Perasaan

    • calendar_month Jumat, 15 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Setting boundaries ke orang tua atau atasan berarti menetapkan batasan yang jelas tentang apa yang dapat dan tidak dapat diterima dalam hubungan tersebut. Umumnya, 70% orang dewasa mengalami kesulitan dalam menetapkan batasan ini. Menetapkan batasan yang sehat dapat membantu meningkatkan kualitas hubungan dan kesejahteraan diri. Cara setting boundaries ke orang tua/atasan adalah proses […]

  • Strategi Menghadapi Post-Power Syndrome dengan Bijak: Kasus Manajer

    Strategi Menghadapi Post-Power Syndrome dengan Bijak: Kasus Manajer

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Setelah mencapai puncak karier, banyak profesional mengalami penurunan semangat atau kebingungan dalam menyesuaikan diri dengan peran baru. Mengatasinya secara bijak dimulai dengan menilai kembali nilai pribadi, menetapkan tujuan yang realistis, dan membangun jaringan dukungan yang memberi umpan balik konstruktif. Selain itu, mengalokasikan waktu untuk istirahat, refleksi, serta pengembangan skill tambahan dapat mengembalikan rasa […]

  • Mengelola Gaji Pertama dengan Tips Finansial Gen Z yang Praktis

    Mengelola Gaji Pertama dengan Tips Finansial Gen Z yang Praktis

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Tips finansial Gen Z melibatkan pengelolaan keuangan yang bijak dan disiplin. Umumnya, mereka memulai dengan menyisihkan 20% dari pendapatan untuk tabungan dan investasi. Berdasarkan data, rata-rata Gen Z mengalokasikan sekitar 30% dari penghasilan untuk kebutuhan sehari-hari. Tips finansial Gen Z merujuk pada strategi pengelolaan keuangan yang disesuaikan dengan kebutuhan dan gaya hidup generasi […]

  • Ilustrasi inovasi layanan publik yang menekankan empati dan transparansi untuk meningkatkan kepercayaan warga

    Inovasi Pelayanan Publik Berbasis Empati dan Transparansi 3 Praktik

    • calendar_month 15 jam yang lalu
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Inovasi ini menekankan bahwa setiap kebijakan dan layanan pemerintah dirancang dengan mengutamakan rasa empati terhadap kebutuhan warga, serta menjamin keterbukaan proses dan data. Praktiknya meliputi penggunaan platform digital untuk feedback real‑time, publikasi keputusan secara jelas, dan pelatihan petugas agar lebih responsif secara manusiawi. Inovasi pelayanan publik berbasis empati dan transparansi menggabungkan pendekatan manusia‑sentris […]

  • Mengenal Gen Alpha Penerus Digital

    Mengenal Gen Alpha Penerus Digital

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Gen alpha merupakan generasi anak-anak yang lahir antara tahun 2010 hingga 2025. Umumnya, mereka tumbuh dewasa dalam lingkungan digital yang sangat maju. Berdasarkan data, sekitar 2 miliar anak di seluruh dunia termasuk dalam generasi ini. Gen alpha adalah kelompok generasi yang lahir antara tahun 2010 dan 2025, yang tumbuh dewasa dalam era digital […]

  • Kisah Budi: Mitigasi Berita Hoaks dan Saring Informasi Sebelum Sebar

    Kisah Budi: Mitigasi Berita Hoaks dan Saring Informasi Sebelum Sebar

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Untuk mengurangi dampak hoaks, pertama periksa sumber: pastikan situs atau penulisnya memiliki reputasi terpercaya dan cek apakah berita tersebut sudah diliput oleh media mainstream. Kedua, cocokkan fakta dengan setidaknya dua sumber independen, gunakan alat verifikasi seperti Google Fact Check atau situs pemeriksa fakta. Ketiga, hindari menyebarkan konten sebelum Anda yakin kebenarannya, karena satu […]

expand_less