Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Gandeng Seluruh Elemen, Kapolri dan Gus Baha Ajak Warga Jaga Persatuan Demi Indonesia Maju

Gandeng Seluruh Elemen, Kapolri dan Gus Baha Ajak Warga Jaga Persatuan Demi Indonesia Maju

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Minggu, 27 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta. Pencerahnews.com – Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga kebersamaan, mengelola perbedaan, dan menjadikan keberagaman sebagai kekuatan Indonesia di tengah berbagai tantangan global.

Pesan tersebut disampaikan Kapolri dalam “Ngaji Kebangsaan” bersama KH Ahmad Bahauddin Nursalim alias Gus Baha di Pondok Pesantren Tahfidzul Qur’an LP3IA, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, Sabtu.

Kapolri dikutip dari keterangan diterima di Jakarta menilai tantangan yang dihadapi bangsa semakin kompleks. Untuk itu, persatuan harus terus dijaga agar perbedaan yang menjadi karakter Indonesia tidak berkembang menjadi konflik yang justru merugikan masyarakat dan negara.

Dalam upaya tersebut, kebersamaan ulama dan umara memiliki arti strategis. Kapolri mengingatkan ulama dan umara telah memiliki sejarah perjuangan bersama sejak merebut dan mempertahankan kemerdekaan.

Semangat yang sama kini dibutuhkan untuk mengisi kemerdekaan dan membawa Indonesia terus maju.

Kapolri menyebut ulama sebagai lentera dan kompas bagi bangsa. Nasihat, tuntunan, dan doa para ulama memberikan arah dalam menjaga kehidupan masyarakat. Sementara itu, Polri memiliki tanggung jawab menjaga keamanan dan ketertiban serta memberikan perlindungan dan pengayoman kepada masyarakat.

Kedua peran tersebut bertemu pada tujuan yang sama. Ketika persatuan terawat dan keamanan terjaga, masyarakat dapat menjalankan aktivitas dengan tenang dan pembangunan dapat terus bergerak.

Kapolri pun menyampaikan terima kasih kepada Gus Baha dan seluruh pengurus pesantren yang telah memberikan kesempatan kepada keluarga besar Polri untuk mengikuti Ngaji Kebangsaan.

Bagi jajaran Polri, pertemuan tersebut juga menjadi kesempatan mendapatkan ilmu, nasihat, dan doa sebagai bekal dalam menjalankan tugas.

Semangat itu digaungkan kepada keluarga besar Polri dari berbagai penjuru Indonesia. Sebanyak 700 peserta hadir langsung di Rembang terdiri atas 100 Polwan, 300 Polki, dan 300 santri. Sementara itu, 41.449 peserta mengikuti kegiatan secara virtual.

Kapolri juga memahami bahwa tugas anggota Polri penuh dengan risiko. Oleh karena itu, ia memohon doa dan bimbingan para ulama serta secara khusus menitipkan personel yang sedang menjalankan tugas agar diberikan keselamatan, kekuatan, dan kemudahan dalam mengabdi kepada masyarakat.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • PLENO ORGANISASI HARUS BAHAS NAHDLATUL UMMAH: SAATNYA NU BERPIKIR MELAMPAUI MENANG-KALAH

    PLENO ORGANISASI HARUS BAHAS NAHDLATUL UMMAH: SAATNYA NU BERPIKIR MELAMPAUI MENANG-KALAH

    • calendar_month Sabtu, 29 Agt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    Jombang – Rapat Pleno Organisasi Nahdlatul Ulama seharusnya tidak berhenti pada perdebatan siapa menang dan siapa kalah, apalagi terjebak dalam “deadlock” kepentingan internal. Forum organisasi harus berani memikirkan pertanyaan yang lebih besar: bagaimana masa depan dan kesejahteraan warga NU? Gagasan Nahdlatul Ummah (Kebangkitan Umat) penting dibahas sebagai manhajul fikr sekaligus gerakan keumatan. Artinya, ukuran keberhasilan […]

  • Strategi Mengembangkan Budaya Riset di Sekolah Keagamaan

    Inovasi Pengajaran Bahasa Arab Efektif untuk Pemula: 5 Langkah Praktis

    • calendar_month Rabu, 30 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Menggabungkan media visual seperti video pendek dan kartu gambar membantu pemula mengaitkan kata Arab dengan makna nyata, sehingga ingatan lebih kuat. Pendekatan berbasis percakapan sehari‑hari, diperkaya dengan aplikasi berbasis gamifikasi, mempercepat penguasaan fonetik serta struktur kalimat dasar. Inovasi Pengajaran Bahasa Arab Efektif untuk Pemula menggabungkan teknologi terkini, pendekatan komunikatif, dan nuansa budaya sehingga […]

  • Membangun Kaya dari Bawah Sampah di Umur 20-an: Analisis Kasus Seseorang yang Membangun Keuangan yang Sehat atau Mengubah Gaji Rp 5 Juta di Umur 20-an Jadi Keuangan yang Seimbang

    Membangun Kaya dari Bawah Sampah di Umur 20-an: Analisis Kasus Seseorang yang Membangun Keuangan yang Sehat atau Mengubah Gaji Rp 5 Juta di Umur 20-an Jadi Keuangan yang Seimbang

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Keuangan umur 20-an merupakan fase kritis dalam pengelolaan keuangan pribadi, ketika individu harus mematok anggaran, mengelola utang, dan memulai tabungan untuk masa depan. Umumnya, orang pada usia ini telah lulus kuliah dan memulai karir profesional, sehingga memiliki pendapatan tetap. Namun, berdasarkan data, 63% muda Indonesia belum memiliki tabungan, sehingga perlu dilakukan langkah-langkah strategis […]

  • Mengenal Qurban Gen Z yang Beda

    Mengenal Qurban Gen Z yang Beda

    • calendar_month Senin, 18 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Qurban bagi Gen Z umumnya dilakukan secara online dengan menggunakan platform digital. Berdasarkan data, rata-rata 70% masyarakat Indonesia melakukan qurban melalui lembaga atau organisasi. Qurban menjadi salah satu bentuk kegiatan sosial yang dilakukan oleh Gen Z. Qurban gen z merujuk pada praktik qurban yang dilakukan oleh generasi muda, yaitu mereka yang lahir pada […]

  • Peran Perempuan dalam Pembangunan Moral Bangsa lewat Cerita Ibu

    Peran Perempuan dalam Pembangunan Moral Bangsa lewat Cerita Ibu

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Sebagai pengasuh utama dalam keluarga, perempuan menularkan nilai‑nilai kejujuran, toleransi, dan gotong‑royong kepada generasi berikutnya, sehingga fondasi moral bangsa terbentuk sejak dini. Di bidang pendidikan dan organisasi sosial, mereka juga menjadi agen perubahan yang menggerakkan diskusi etika publik serta mempromosikan kepedulian terhadap hak asasi manusia. Kontribusi ini secara kolektif memperkuat integritas sosial dan […]

  • Penguatan Jiwa Kepemimpinan Muda Berbasis Moralitas: Kunci Tim Hebat

    Penguatan Jiwa Kepemimpinan Muda Berbasis Moralitas: Kunci Tim Hebat

    • calendar_month Selasa, 15 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kunci utama penguatan jiwa kepemimpinan muda berbasis moralitas terletak pada pembinaan nilai etika melalui pengalaman nyata, mentoring, dan refleksi diri yang menekankan integritas serta tanggung jawab sosial. Ketika generasi muda sadar akan dampak keputusan mereka, mereka dapat memimpin dengan keadilan dan keberlanjutan. Penguatan jiwa kepemimpinan muda berbasis moralitas berarti menumbuhkan integritas, empati, dan […]

expand_less