Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » BPN kembangkan peta digital untuk telusuri informasi pertanahan

BPN kembangkan peta digital untuk telusuri informasi pertanahan

  • account_circle N Farhan
  • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta. Pencerahnews.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) platform peta digital yang dapat diakses melalui bhumi.atrbpn.go.id untuk mengetahui informasi pertanahan melalui gambaran letak dan bentuk bidang tanah serta nilai tanah di suatu wilayah.

“Lewat Bhumi ATR/BPN, masyarakat bisa menelusuri lokasi dan melihat informasi geospasial dengan lebih mudah,” kata Direktur Pengukuran dan Pemetaan Kadastral, Bhumi ATR/BPN Hendy Pranabowo di Jakarta, Jumat.

Menurut dia, salah satu informasi yang bisa diperoleh melalui Bhumi ATR/BPN adalah peta bidang tanah, yang menampilkan gambaran posisi dan bentuk bidang tanah yang telah terpetakan.

Selain itu, tersedia informasi Zona Nilai Tanah (ZNT) untuk memberikan gambaran nilai tanah di lokasi tertentu berdasarkan data yang ditampilkan.

Bhumi ATR/BPN juga menyediakan data 3D satuan rumah susun (strata title), berupa visualisasi unit rusun dan apartemen di sejumlah menara di berbagai kota di Indonesia, serta informasi geospasial pertanahan dan tata ruang lainnya.

“Kami berharap platform ini membantu masyarakat mengenali informasi pertanahan di suatu wilayah,” ujar Hendy Pranabowo seperti dikutip dalam keterangannya.

Informasi yang tersedia dalam Bhumi ATR/BPN dapat dimanfaatkan tidak hanya oleh masyarakat umum, namun juga oleh pemerintah dan kalangan profesional yang membutuhkan data geospasial untuk mendukung kegiatan maupun perencanaan wilayah. Ketersediaan informasi ini sekaligus mendukung keterbukaan informasi publik di bidang pertanahan.

Meski demikian, masyarakat perlu memahami fungsi dan batasan informasi yang ditampilkan pada Bhumi ATR/BPN. Peta digital tersebut jadi sarana untuk menelusuri informasi geospasial, namun tidak menggantikan sertipikat tanah maupun menjadi penetapan resmi mengenai status hukum suatu bidang tanah.

“Informasi di Bhumi perlu dipahami sesuai fungsi dan peruntukannya. Kalau masyarakat butuh kepastian soal data atau status hukum bidang tanah, silakan lakukan pengecekan ke Kantor Pertanahan sesuai prosedur yang berlaku,” katanya menambahkan.

  • Penulis: N Farhan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Kolaborasi GAMDI dan PERSAGI: Perkuat Pengawasan Standar Gizi Program MBG)

    Kolaborasi GAMDI dan PERSAGI: Perkuat Pengawasan Standar Gizi Program MBG)

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA, 11 MEI 2026 – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu agenda prioritas nasional mulai memasuki fase implementasi yang lebih substansial. Fokus pemerintah kini tidak hanya terbatas pada distribusi makanan secara masif, tetapi juga mulai menyasar pada kualitas nutrisi, ketatnya pengawasan rantai pasok, hingga efektivitas program dalam menurunkan angka prevalensi stunting di Indonesia. […]

  • Harga Minyak Dunia Naik, Bahlil Pastikan Stok BBM Indonesia Aman

    Harga Minyak Dunia Naik, Bahlil Pastikan Stok BBM Indonesia Aman

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Pemerintah memperkuat upaya menjaga ketersediaan dan kelancaran distribusi bahan bakar minyak (BBM) nasional di tengah kenaikan harga minyak dunia. Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sekaligus Menteri Koordinator Bidang Hilirisasi dan Transisi Energi, Bahlil Lahadalia, memastikan cadangan BBM nasional masih dalam kondisi terjaga. Bahlil mengungkapkan, harga minyak mentah Indonesia atau Indonesian Crude […]

  • Gen Z memantau pengeluaran dengan aplikasi keuangan ponsel

    Mengelola Gaji Pertama Gen Z dengan 5 Tips Keuangan untuk Masa Depan yang Stabil

    • calendar_month Kamis, 14 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Tips keuangan untuk Gen Z meliputi pengelolaan anggaran, investasi, dan penghematan. Umumnya, 30% dari pendapatan digunakan untuk kebutuhan pokok. Berdasarkan data, rata-rata Gen Z memiliki pendapatan sekitar Rp 5 juta per bulan. Tips keuangan untuk gen z sangat penting untuk dipahami karena dapat membantu mereka mengelola gaji pertama dengan efektif dan mencapai stabilitas […]

  • IHSG Berbalik Melemah, Tekanan Jual Pangkas Penguatan Pagi

    IHSG Berbalik Melemah, Tekanan Jual Pangkas Penguatan Pagi

    • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) berbalik melemah pada awal perdagangan Rabu (21/10/2026), setelah sempat menguat hingga menyentuh level 5.326,96. Tekanan jual membuat indeks terkoreksi dan menghapus penguatan yang terjadi pada pembukaan pasar. Berdasarkan data RTI pada pukul 09.33 WIB, IHSG berada di level 5.240,04 atau turun 38,85 poin setara 0,74 persen dibandingkan penutupan […]

  • Cerita Rina Pentingnya Pendidikan Inklusi Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

    Cerita Rina Pentingnya Pendidikan Inklusi Bagi Anak Berkebutuhan Khusus

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Pendidikan inklusi memberi anak berkebutuhan khusus kesempatan belajar bersama teman sebaya, sehingga mereka dapat mengembangkan kemampuan sosial, akademik, dan emosional secara seimbang. Lingkungan yang mendukung keberagaman ini juga membantu mengurangi stigma, memupuk rasa empati, serta mempersiapkan semua anak menghadapi tantangan kehidupan secara lebih inklusif. Pendidikan inklusi memberi anak berkebutuhan khusus kesempatan belajar bersama […]

  • OJK Himbau Masyarakat Lebih Bijak Seiring Mudahnya Akses Pembiayaan

    OJK Himbau Masyarakat Lebih Bijak Seiring Mudahnya Akses Pembiayaan

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2026
    • account_circle N Farhan
    • 0Komentar

    Jakarta. Pencerahnews.com  – Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengingatkan masyarakat agar tetap mengedepankan kehati-hatian karena kemudahan akses pembiayaan harus diimbangi dengan kemampuan membayar dan pemahaman atas risiko yang menyertai. “Kemudahan akses pembiayaan digital harus diimbangi dengan literasi yang memadai, pemahaman risiko, serta kemampuan memenuhi kewajiban agar manfaat teknologi keuangan dapat dirasakan secara optimal dan berkelanjutan,” kata […]

expand_less