Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

Perluas Penghijauan di Tujuh Wilayah, PNM Tanam 5.850 Bibit Pohon Endemik

  • account_circle N Farhan
  • calendar_month 13 jam yang lalu
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Penanaman pohon menjadi salah satu upaya menjaga kelestarian lingkungan dan memulihkan vegetasi lokal. Agar hasilnya bertahan, penanaman perlu dilakukan bersama masyarakat dan dipantau secara berkala. Hal inilah yang dilakukan PT Permodalan Nasional Madani (Persero) melalui PNM Peduli dalam program Green Impact.

Program ini berfokus pada penghijauan, pelestarian vegetasi lokal, dan pemulihan ekosistem, serta bekerja sama dengan komunitas lokal, pengelola kawasan, pemerintah desa, dan instansi terkait.

Melalui program tersebut, PNM menanam 5.850 bibit pohon endemik di tujuh wilayah, yaitu Malang, Semarang, Banyuwangi, Magelang, Banjarnegara, Aceh, dan Subang. Jenis tanaman yang ditanam adalah pinus, cemara, edelweis, anggrek gunung, saninten, puspa, picis atau brasan, dan beringin. Pemilihan jenis tersebut menjaga keberagaman vegetasi lokal dan mendukung keseimbangan ekosistem di kawasan penanaman.

Direktur Utama PNM Kindaris mengatakan, program ini menjadi bagian dari upaya PNM menjaga kelestarian lingkungan bersama masyarakat. Baginya, keberhasilan penghijauan diukur dari pertumbuhan tanaman dan manfaatnya bagi lingkungan, bukan dari jumlah bibit yang ditanam.

“Penghijauan baru berhasil bila tanaman tumbuh dan manfaatnya dirasakan masyarakat. Karena itu, kami memilih jenis tanaman endemik untuk menjaga keberagaman vegetasi lokal, bekerja bersama komunitas, pengelola kawasan, dan pemerintah desa, serta melakukan monitoring secara berkala,” ujar Kindaris.

Dalam rangkaian tersebut, Insan PNM menaklukkan sejumlah puncak tertinggi di Indonesia dan menanam bibit pohon di lereng gunung yang didaki. Selain mendaki, kegiatan ini diwujudkan dalam aksi pelestarian lingkungan di setiap lokasi.

Di Banyuwangi, penanaman dilakukan di lereng Gunung Raung setinggi 3.344 mdpl, tepatnya di Dusun Wonorejo, Desa Kalibaruwetan, Kecamatan Kalibaru, Jawa Timur. PNM menanam 1.000 bibit pohon, terdiri dari 500 bibit cemara, 200 bibit durian, dan 300 bibit alpukat.

Penanaman ini diharapkan membantu menjaga sumber air alami, mendukung fungsi kawasan resapan air, dan mempertahankan keseimbangan ekosistem serta habitat flora dan fauna endemik. Pohon durian dan alpukat juga diharapkan memberi nilai tambah bagi masyarakat sekitar bila dikelola secara berkelanjutan.

Di Banjarnegara, PNM menyalurkan 500 bibit pohon endemik untuk ditanam di kawasan Gunung Prau melalui Ceremonial Penanaman Pohon di Basecamp Dwarawati, Desa Dieng Kulon, Kamis (22/10). Kepala Dinas Perumahan, Kawasan Permukiman, dan Lingkungan Hidup Kabupaten Banjarnegara Herrina Indri Hastuti, menyebut pohon yang ditanam berperan menjaga ketersediaan air tanah, mencegah erosi, menyerap emisi karbon, dan menyediakan oksigen. Menurutnya, dampak penanaman baru terlihat dalam beberapa tahun ke depan, sehingga perawatan dan pemantauan menjadi bagian penting. Sementara itu, Resya menyampaikan penyaluran 500 bibit tersebut menjadi bagian dari gerakan berkelanjutan PNM menjaga lingkungan.

Pemantauan dilakukan setiap enam bulan sekali di seluruh wilayah penanaman. PNM memantau perkembangan tanaman, mengevaluasi kondisi di lapangan, dan memastikan program berjalan berkelanjutan. Dengan pemantauan ini, PNM menilai keberhasilan program dari pertumbuhan tanaman dan manfaat yang dihasilkan bagi lingkungan dan masyarakat.

Selain menjaga tutupan vegetasi dan mendukung keanekaragaman hayati, program ini diharapkan meningkatkan keterlibatan nasabah PNM dan masyarakat dalam menjaga lingkungan. Keterlibatan tersebut dibangun melalui pelaksanaan penanaman bersama komunitas lokal dan pemerintah desa.

  • Penulis: N Farhan

Rekomendasi Untuk Anda

  • Menkum Supratman Ungkap Arahan Prabowo: Pangkas Aturan Rumit dan Percepat Perizinan

    Menkum Supratman Ungkap Arahan Prabowo: Pangkas Aturan Rumit dan Percepat Perizinan

    • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA – Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengungkap arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menyederhanakan regulasi dan menghapus aturan yang tidak lagi diperlukan. Langkah tersebut dinilai penting agar pembangunan nasional dan pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat oleh prosedur birokrasi yang rumit. Arahan itu disampaikan Supratman saat membuka Forum Nasional Pembangunan Hukum di Aula Kementerian Hukum, Jakarta […]

  • Kementerian PU Identifikasi Dampak Banjir Lahar Semeru, Siagakan Alat Berat dan Material Penanganan

    Kementerian PU Identifikasi Dampak Banjir Lahar Semeru, Siagakan Alat Berat dan Material Penanganan

    • calendar_month 1 jam yang lalu
    • account_circle N Farhan
    • 0Komentar

    Lumajang – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) melalui Satuan Tugas (Satgas) Penanggulangan Bencana Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Brantas melakukan identifikasi, dan inventarisasi dampak banjir lahar dingin Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Jawa Timur, Senin (2/11/2026). Langkah tersebut dilakukan untuk mengetahui kondisi infrastruktur sumber daya air yang terdampak sekaligus menyiapkan kebutuhan penanganan lebih lanjut. Banjir lahar […]

  • Ilustrasi pengembangan kurikulum yang menekankan keterampilan abad 21 untuk pembelajaran inovatif

    Peran Guru Sebagai Teladan Inovasi di Sekolah vs Pendekatan Biasa

    • calendar_month Minggu, 1 Nov 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Guru yang secara konsisten mengadopsi metode pembelajaran baru serta membagikan proses percobaan kepada siswa menciptakan budaya inovasi di kelas. Dengan menjadi contoh praktis, mereka menumbuhkan rasa ingin tahu, keterbukaan terhadap kegagalan, dan semangat kolaboratif yang mendorong siswa berani mengeksplorasi ide‑ide kreatif. Guru yang mencontohkan inovasi di kelas mengubah cara belajar menjadi lebih dinamis, […]

  • Ilustrasi inovasi layanan publik yang menekankan empati dan transparansi untuk meningkatkan kepercayaan warga

    Panduan Langkah Edukasi Konservasi Air & Alam Perspektif Keagamaan

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Berbagai tradisi agama menekankan tanggung jawab manusia sebagai penjaga ciptaan, sehingga nilai‑nilai spiritual dapat dipakai untuk menggerakkan perilaku hemat air dan pelestarian alam. Dengan mengaitkan ajaran‑ajaran seperti “tidak membuang air percuma” dalam Islam, “memelihara tanah” dalam Kristen, atau “rasa hormat terhadap sungai” dalam Hindu, edukasi konservasi menjadi lebih bermakna dan memotivasi masyarakat untuk […]

  • Guru memimpin kelas dengan metode kreatif, menginspirasi siswa melalui inovasi pembelajaran.

    Peran Guru Sebagai Teladan Inovasi di Sekolah: Kolaboratif vs Mandiri?

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Guru yang menjadi contoh inovasi di sekolah menginspirasi siswa untuk berpikir kreatif, menguji ide baru, dan mengadopsi teknologi secara bertanggung jawab. Dengan mempraktikkan metode pembelajaran yang fleksibel—misalnya proyek berbasis masalah atau penggunaan aplikasi kolaboratif—guru menunjukkan bahwa perubahan dapat dimulai dari kelas, sehingga budaya inovatif menyebar ke seluruh komunitas belajar. Guru yang menjadi teladan […]

  • 5 Kisah Inspiratif Tokoh Lokal Penggerak Kebajikan dengan Langkah Nyata

    5 Kisah Inspiratif Tokoh Lokal Penggerak Kebajikan dengan Langkah Nyata

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Banyak tokoh lokal yang mengabdikan diri untuk kebajikan, misalnya Ibu Siti dari Malang yang membangun panti asuhan bersama warga, atau Pak Joko di Bandung yang menggerakkan program beasiswa bagi siswa berprestasi di desa terpencil. Mereka membuktikan bahwa perubahan nyata dapat dimulai dari inisiatif kecil yang konsisten, menginspirasi komunitas untuk berpartisipasi. Berbagai tokoh di […]

expand_less