Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Ekonomi & Bisnis » Beras di Ritel Modern Kosong Imbas Fortifikasi Disetop, Mentan Buka Suara.

Beras di Ritel Modern Kosong Imbas Fortifikasi Disetop, Mentan Buka Suara.

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Senin, 21 Sep 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

Jakarta. Pencerahnews.com – Beras premium masih kosong di toko ritel modern. Kekosongan ini terjadi karena kasus beras fortifikasi yang sedang bergulir saat ini.

Menteri Pertanian (Mentan) Sekaligus Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas) Andi Amran Sulaiman mengatakan saat ini produksi beras fortifikasi telah diminta untuk dihentikan sementara. Ia meyakini produsen 25 merek beras fortifikasi akan diproses hukum.

“Fortifikasi tidak main lagi. Masih berani main? (Sudah) hilang kan?” ujar Amran di kediamannya, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2026).

Masalah beras fortifikasi ini juga disebut menjadi penyumbang kenaikan harga beras. Amran meyakini stok beras masih tersedia di pasar tradisional.

“Berarti beli di mana? Kalau di pasar beli, murah apa mahal? Di pasar tradisional murah apa mahal? Murah kan? Turun nggak harga? Iya berarti anda jawab sendiri. Berarti yang naikkan selama ini apa? Dulu kalau tidak ada stok, harga naik kan? ‘Wah, menterinya salah nih, impor.’ Begitu sekarang banyak beras, apa alasannya lagi? Tidak impor, apa alasannya lagi? Berarti memang ada mafia dari dulu. Ini yang harus diberesin,” jelasnya.

Sebagai Kepala Badan Pangan Nasional (Bapanas), Amran meminta agar Perum Bulog menambah stok ke ritel sebanyak 300 ribu ton. Jumlah itu ditambahkan dari sebelumnya rencana penyaluran sebanyak 110 ribu ton.

“Kami sudah perintahkan Bulog. Berasnya banyak, kurang lebih 5 juta ton. Kita sewa gudang, 2 juta ton. Udah, kita kirim. Beras aman. Yang mengatakan tidak aman? Ya mungkin afiliasi mafia. Sudah lah, kalau 200-300 ribu (ton), berasnya banyak. Sebagai kepala Bapanas memerintahkan Bulog 300 ribu bila perlu, kali tiga,” terang Amran.

Sebagai informasi, Amran telah mengungkap 25 beras fortifikasi bermasalah. Pelanggaran yang dilakukan bukan berarti tidak dapat dikonsumsi, tetapi standar yang terkandung untuk jenis fortifikasi tidak ditemukan saat uji laboratorium.

Beras-beras tersebut ditemukan dengan harga jual Rp 19.270-57.600/kg dan menawarkan klaim tambahan vitamin dan mineral, ternyata setelah melalui uji laboratorium, hasilnya bertolak belakang.

Sebanyak 25 merek beras fortifikasi tidak memenuhi kandungan dan mutu sesuai SNI 9314:2024 untuk kernel beras fortifikasi dan SNI 9372:2025 untuk beras fortifikasi.

Adapun merek beras yang diduga melakukan pelanggaran adalah WFO, TKS, IMF, NUR, TKL, HOK, BRV, IMR, IHJ, IAK, PBK, GNB, DTR, TKR, WJK, PLK, MKY, IMC, PTK, ARP, ARN, SKM, GNM, TAR, dan CMS.

  • Penulis: Redaksi

Komentar (0)

Saat ini belum ada komentar

Silahkan tulis komentar Anda

Email Anda tidak akan dipublikasikan. Kolom yang bertanda bintang (*) wajib diisi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Membangun Kaya dari Bawah Sampah di Umur 20-an: Analisis Kasus Seseorang yang Membangun Keuangan yang Sehat atau Mengubah Gaji Rp 5 Juta di Umur 20-an Jadi Keuangan yang Seimbang

    Membangun Kaya dari Bawah Sampah di Umur 20-an: Analisis Kasus Seseorang yang Membangun Keuangan yang Sehat atau Mengubah Gaji Rp 5 Juta di Umur 20-an Jadi Keuangan yang Seimbang

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Keuangan umur 20-an merupakan fase kritis dalam pengelolaan keuangan pribadi, ketika individu harus mematok anggaran, mengelola utang, dan memulai tabungan untuk masa depan. Umumnya, orang pada usia ini telah lulus kuliah dan memulai karir profesional, sehingga memiliki pendapatan tetap. Namun, berdasarkan data, 63% muda Indonesia belum memiliki tabungan, sehingga perlu dilakukan langkah-langkah strategis […]

  • Ilustrasi tantangan menjaga disiplin ibadah saat jadwal padat dan aktivitas harian

    Tantangan Menjaga Kedisiplinan Ibadah di Tengah Kesibukan: 3 Solusi

    • calendar_month Sabtu, 26 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Menjaga kedisiplinan ibadah saat jadwal kerja atau studi padat biasanya terhambat oleh kurangnya rutinitas terstruktur dan godaan aktivitas sekuler yang menyita waktu. Solusinya, alokasikan slot waktu tetap—misalnya 15‑20 menit pagi atau sebelum tidur—dan gunakan pengingat digital atau teman akuntabilitas agar niat tetap konsisten meski tekanan harian meningkat. Kedisiplinan ibadah menjadi rapuh ketika agenda […]

  • Peran Olahraga dalam Membentuk Kedisiplinan Anak Muda lewat Cerita

    Peran Olahraga dalam Membentuk Kedisiplinan Anak Muda lewat Cerita

    • calendar_month Sabtu, 19 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Olahraga memberi rutinitas harian yang menuntut anak muda hadir tepat waktu, mengikuti aturan, dan menyelesaikan tugas—semua elemen dasar kedisiplinan. Selain itu, proses latihan berulang mengajarkan mereka cara mengelola rasa lelah dan kegagalan, sehingga kebiasaan menunda berkurang dan fokus pada pencapaian tujuan meningkat. Dengan begitu, kebiasaan sport menjadi fondasi mental yang kuat untuk disiplin […]

  • Aku Diterima CPNS! Begini Rahasia Info CPNS dan PPPK

    Aku Diterima CPNS! Begini Rahasia Info CPNS dan PPPK

    • calendar_month Selasa, 12 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Mungkin banyak orang yang berpikir bahwa Info CPNS dan PPPK adalah sesuatu yang mustahil untuk diperoleh, bahwa hanya orang-orang tertentu yang beruntung saja yang bisa mendapatkan informasi tersebut. Namun, aku ingin membantah pernyataan tersebut dengan pengalaman pribadi aku sendiri. Aku diterima sebagai CPNS beberapa waktu lalu, dan aku ingin membagikan rahasia di balik kesuksesan aku […]

  • Mengubah Riwayat Hidupku dengan Gaya Hidup Minimalis: Cari Bahagia dalam Sederhana

    Mengubah Riwayat Hidupku dengan Gaya Hidup Minimalis: Cari Bahagia dalam Sederhana

    • calendar_month Minggu, 24 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Gaya hidup minimalist adalah filosofi hidup yang menekankan nilai guna dan kualitas atas kuantitas dan keindahan. Berdasarkan data survei, rata-rata 70% orang Indonesia menganggap bahwa gaya hidup minimalist membantu mereka meningkatkan kualitas hidup dan mengurangi stres. Gaya hidup ini menempatkan prioritas pada kebutuhan sebenarnya dan meninggalkan keinginan tidak perlu. Pembukaan Kami sering mendengar […]

  • Toleransi Antarumat Beragama Sebagai Perekat Kebangsaan: Data & Solusi

    Toleransi Antarumat Beragama Sebagai Perekat Kebangsaan: Data & Solusi

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Toleransi antarumat beragama memperkuat persatuan bangsa dengan menghargai perbedaan kepercayaan sekaligus menumbuhkan rasa saling menghormati. Ketika masyarakat belajar berdialog dan menyelesaikan sengketa secara damai, konflik sektarian berkurang dan semangat kebangsaan menjadi lebih kokoh. Inilah mengapa sikap inklusif menjadi fondasi penting bagi stabilitas dan kemajuan Indonesia. Toleransi antarumat beragama sebagai perekat kebangsaan menumbuhkan rasa […]

expand_less