Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » Menkum Supratman Ungkap Arahan Prabowo: Pangkas Aturan Rumit dan Percepat Perizinan

Menkum Supratman Ungkap Arahan Prabowo: Pangkas Aturan Rumit dan Percepat Perizinan

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Kamis, 15 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Menteri Hukum Supratman Andi Agtas mengungkap arahan Presiden Prabowo Subianto untuk menyederhanakan regulasi dan menghapus aturan yang tidak lagi diperlukan. Langkah tersebut dinilai penting agar pembangunan nasional dan pelayanan kepada masyarakat tidak terhambat oleh prosedur birokrasi yang rumit.

Arahan itu disampaikan Supratman saat membuka Forum Nasional Pembangunan Hukum di Aula Kementerian Hukum, Jakarta Selatan, Kamis (15/10/2026). Ia menegaskan, penyederhanaan regulasi bukan sekadar pilihan, melainkan kebutuhan untuk meningkatkan efektivitas pembangunan dan kualitas pelayanan publik.

“Arahan Bapak Presiden jelas, sederhanakan regulasi. Pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat tidak boleh terhambat oleh aturan dan prosedur yang berbelit-belit. Karena itu, peraturan yang tidak lagi diperlukan harus ditinjau, proses yang rumit disederhanakan, dan perizinan dipercepat,” kata Supratman.

Menurutnya, penataan peraturan perundang-undangan merupakan bagian penting dari agenda pembangunan nasional, sejalan dengan Asta Cita ketujuh Presiden Prabowo Subianto yang menekankan penguatan reformasi politik, hukum, dan birokrasi.

Supratman menyebut Kementerian Hukum telah mengambil langkah konkret melalui deregulasi terhadap ratusan peraturan. Sebanyak 195 Peraturan Menteri Hukum disederhanakan menjadi 34 peraturan. Upaya ini menjadi bagian dari transformasi tata kelola regulasi agar lebih efisien dan mudah diterapkan.

Ia menjelaskan, reformasi regulasi tidak cukup dilakukan dengan mengurangi jumlah aturan. Pemerintah juga perlu memperkuat kualitas layanan, memanfaatkan data, serta melakukan pemantauan dan evaluasi secara berkelanjutan agar setiap peraturan benar-benar memberikan manfaat.

“Seluruh upaya ini menunjukkan bahwa transformasi tata kelola peraturan harus berjalan melalui penyederhanaan peraturan, penguatan layanan, pemanfaatan data, serta pemantauan dan evaluasi untuk memastikan peraturan perundang-undangan semakin berkualitas dan berdampak,” ujarnya.

Dalam forum tersebut, Supratman turut memaparkan data layanan harmonisasi peraturan perundang-undangan sepanjang 2026. Kementerian Hukum mencatat sebanyak 970 permohonan harmonisasi regulasi di tingkat pusat dan 10.300 permohonan di tingkat daerah.

Angka tersebut menunjukkan besarnya kebutuhan koordinasi dan penataan regulasi, baik di lingkungan pemerintah pusat maupun daerah. Proses harmonisasi menjadi salah satu tahapan penting untuk memastikan aturan yang disusun selaras dengan ketentuan hukum dan kebijakan yang berlaku.

Kementerian Hukum juga memperkuat akses masyarakat terhadap informasi dan dokumen hukum melalui Jaringan Dokumentasi dan Informasi Hukum Nasional (JDIHN). Hingga Oktober 2026, tercatat 10.278.423 kali akses terhadap 697.325 dokumen hukum.

Selain itu, hasil pelaksanaan expose review terhadap peraturan perundang-undangan telah tercatat sebanyak 1.176 kali hingga Oktober 2026. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengevaluasi regulasi agar tetap relevan dan mendukung kebutuhan pembangunan.

Supratman menegaskan, penyederhanaan regulasi perlu berjalan beriringan dengan peningkatan kualitas pembentukan peraturan dan kemudahan akses informasi hukum. Dengan aturan yang lebih sederhana, proses perizinan yang lebih cepat, serta pelayanan yang semakin efektif, reformasi hukum diharapkan dapat memberikan dampak nyata bagi masyarakat dan pembangunan nasional.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Apa Peran Alumni Pesantren dalam Dunia Bisnis Modern untuk UMKM?

    Apa Peran Alumni Pesantren dalam Dunia Bisnis Modern untuk UMKM?

    • calendar_month Sabtu, 24 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Alumni pesantren kini menjadi penggerak utama dalam dunia bisnis modern, memanfaatkan jaringan luas serta nilai moral yang tertanam sejak dini untuk membangun usaha berkelanjutan. Pengalaman mereka dalam mengelola komunitas dan mengintegrasikan prinsip kejujuran serta gotong‑royong sering menjadi keunggulan kompetitif yang menarik investor dan pelanggan. Alumni pesantren kini menjadi penggerak utama UMKM dengan memadukan […]

  • Lansia belajar menggunakan smartphone dengan panduan aman dan mudah, meningkatkan koneksi sosial

    Edukasi Bijak Menggunakan Teknologi Bagi Lansia: Jawaban Lengkap

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Penggunaan teknologi oleh lansia sebaiknya dipandu dengan pelatihan sederhana yang menekankan keamanan data pribadi serta cara mengidentifikasi informasi palsu. Pendekatan yang bersahabat, seperti tutorial langkah‑demi‑langkah dan dukungan keluarga, membantu mereka tetap terhubung tanpa merasa terintimidasi. Dengan begitu, manfaat digital dapat dirasakan tanpa risiko yang tidak perlu. Edukasi bijak menggunakan teknologi bagi lansia berarti […]

  • Kisah Nyata: Mitigasi Berita Hoaks dan Saring Informasi Sebelum Sebar

    Kisah Nyata: Mitigasi Berita Hoaks dan Saring Informasi Sebelum Sebar

    • calendar_month Jumat, 30 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Sebagai langkah pertama, periksa sumbernya: pilih media yang memiliki reputasi jelas, cek apakah berita sudah diverifikasi oleh lembaga fact‑checking. Kedua, bandingkan detail dengan data resmi atau laporan terpercaya sebelum menyebarkannya, karena informasi yang belum terkonfirmasi mudah menimbulkan kepanikan. Dengan kebiasaan ini, penyebaran hoaks dapat ditekan secara signifikan. Mitigasi berita hoaks dan saring informasi […]

  • Mengelola Stres Kuliah dengan Tips Self-Care Murah

    Mengelola Stres Kuliah dengan Tips Self-Care Murah

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Tips self-care murah untuk mahasiswa meliputi olahraga ringan, meditasi, dan pengelolaan waktu yang efektif. Umumnya, mahasiswa dapat memulai dengan mengalokasikan 30 menit sehari untuk aktivitas self-care. Berdasarkan data, self-care dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mental. Tips self-care murah untuk mahasiswa adalah tentang mengelola stres dan meningkatkan keseimbangan hidup dengan cara yang sederhana dan […]

  • Santri of The Year 2026 Akan Memberi Penghargaan kepada 20 Nominasi Inspiratif Nasional

    Santri of The Year 2026 Akan Memberi Penghargaan kepada 20 Nominasi Inspiratif Nasional

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle Redaksi
    • 0Komentar

    JAKARTA — Islam Nusantara Center (INC) bekerja sama dengan Majelis Pesona dan didukung DPR RI akan menggelar Santri of The Year 2026, sebuah ajang penganugerahan bagi tokoh santri dan lembaga pesantren inspiratif yang telah memberikan kontribusi bagi bangsa dan negara. Puncak acara dijadwalkan berlangsung pada Minggu, 25 Oktober 2026, di Graha Jalapuspita, Jakarta Pusat. Direktur […]

  • Peran Organisasi Masyarakat dalam Menjaga Kerukunan Beragama

    Panduan Praktis 5 Langkah Urgensi Moderasi Beragama di Era Globalisasi

    • calendar_month Selasa, 6 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Di tengah arus informasi dan mobilitas yang semakin cepat, menjaga toleransi antar‑umat menjadi kunci mencegah konflik sosial. Moderasi beragama menyeimbangkan nilai tradisional dengan dinamika global, memungkinkan masyarakat hidup berdampingan secara damai dan produktif. Ketika dinamika dunia semakin terjalin lewat internet, perdagangan, dan migrasi, menyeimbangkan keyakinan pribadi dengan realitas multikultural menjadi sebuah keharusan yang […]

expand_less