Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Pendidikan Gratis Dikaji, Pemerintah Hitung BOS hingga Kesejahteraan Guru

Pendidikan Gratis Dikaji, Pemerintah Hitung BOS hingga Kesejahteraan Guru

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

JAKARTA – Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Sugiono mematangkan skema kebijakan pendidikan gratis bagi satuan pendidikan berbasis keagamaan. Kebijakan ini mencakup pendidikan dasar dan menengah, khususnya di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T), serta perluasan akses pendidikan tinggi keagamaan.

Pemerintah juga mengkaji opsi penghapusan Uang Kuliah Tunggal (UKT) dan penambahan kuota Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah untuk memperluas kesempatan masyarakat melanjutkan pendidikan.

“Kita harus menyamakan persepsi bahwa pendidikan gratis ini dirancang secara utuh, merangkul pendidikan umum maupun keagamaan secara setara,” kata Sugiono dalam keterangan pers, Selasa (20/10/2026).

Sugiono menegaskan, kebijakan tersebut perlu disusun melalui perhitungan anggaran yang cermat agar manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh peserta didik dan keluarga.

“Target utama penambahan alokasi ini adalah mengurangi pengeluaran orang tua secara nyata terhadap kebutuhan esensial siswa yang selama ini belum tertutupi oleh sekolah,” ujarnya.

Pembiayaan BOS hingga Kesejahteraan Guru Dikaji

Dalam penyusunan peta jalan kebijakan, Kemenko PMK mengevaluasi sejumlah skenario pembiayaan dengan mempertimbangkan kemampuan fiskal negara.

Pembahasan mencakup usulan penambahan komponen Bantuan Operasional Sekolah (BOS), termasuk dukungan kebutuhan seragam dan pendidikan berasrama, serta perluasan sasaran Program Indonesia Pintar (PIP).

Selain akses pendidikan, pemerintah turut menyoroti kesejahteraan tenaga pendidik. Sugiono meminta setiap skenario pembiayaan disertai rincian yang jelas, terutama terkait alokasi BOS, KIP Kuliah, dan pemenuhan hak guru.

“Setiap skenario pembiayaan harus terperinci dengan jelas, baik itu terkait dana BOS, KIP Kuliah, hingga hak-hak guru,” katanya.

Pemerintah juga akan mengidentifikasi status dan persebaran guru aparatur sipil negara (ASN) di satuan pendidikan negeri maupun swasta. Data tersebut diperlukan untuk memetakan kebutuhan serta memastikan pembiayaan tenaga pendidik berjalan lebih adil.

Melalui penyusunan skema ini, pemerintah berupaya memperluas akses pendidikan berbasis keagamaan sekaligus mengurangi beban biaya keluarga. Namun, pelaksanaannya masih memerlukan pematangan skenario anggaran dan kebijakan sebelum diterapkan.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • 2 Tahun Pemerintahan Prabowo Gibran dan 57 Juta Penerima MBG

    2 Tahun Pemerintahan Prabowo Gibran dan 57 Juta Penerima MBG

    • calendar_month Selasa, 20 Okt 2026
    • account_circle N Farhan
    • 0Komentar

    Jakarta. Pencerahnews.com – Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 40/PUU-XXIV/2026 memang memerintahkan agar program makan bergizi gratis (MBG) tak mengambil mandat alokasi anggaran pendidikan 20 persen dalam APBN sesuai UUD 1945. Namun, di sisi lain, lewat putusan itu, MK turut menegaskan program MBG sebagai kebijakan yang mulia dan tetap sah untuk dilanjutkan. MBG merupakan program prioritas […]

  • FAQ: Inovasi Penggalangan Dana Digital Untuk Misi Kemanusiaan

    FAQ: Inovasi Penggalangan Dana Digital Untuk Misi Kemanusiaan

    • calendar_month Jumat, 25 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Platform crowdfunding, teknologi blockchain untuk transparansi, serta pemanfaatan AI dalam segmentasi donor kini menjadi pilar utama inovasi penggalangan dana digital bagi misi kemanusiaan. Kombinasi pembayaran seluler, kampanye mikro‑influencer, dan laporan real‑time membantu organisasi menjangkau lebih banyak donatur sekaligus menumbuhkan kepercayaan. Di lapangan, kami memanfaatkan rangkaian alat digital—seperti platform crowdfunding, API pembayaran, dan dashboard […]

  • BPN kembangkan peta digital untuk telusuri informasi pertanahan

    BPN kembangkan peta digital untuk telusuri informasi pertanahan

    • calendar_month Sabtu, 17 Okt 2026
    • account_circle N Farhan
    • 0Komentar

    Jakarta. Pencerahnews.com – Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) platform peta digital yang dapat diakses melalui bhumi.atrbpn.go.id untuk mengetahui informasi pertanahan melalui gambaran letak dan bentuk bidang tanah serta nilai tanah di suatu wilayah. “Lewat Bhumi ATR/BPN, masyarakat bisa menelusuri lokasi dan melihat informasi geospasial dengan lebih mudah,” kata Direktur Pengukuran dan Pemetaan […]

  • Panduan Langkah Edukasi Hukum dan Perlindungan Anak dalam Keluarga

    Panduan Langkah Edukasi Hukum dan Perlindungan Anak dalam Keluarga

    • calendar_month Minggu, 13 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Pemahaman hukum memberi orang tua landasan jelas tentang hak dan kewajiban anak, sehingga mereka dapat mencegah kekerasan, penelantaran, atau pelanggaran hak. Dengan pengetahuan itu, keluarga menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung perkembangan fisik, mental, serta sosial anak sesuai regulasi perlindungan yang berlaku. Dalam keluarga, mengajarkan anak tentang hak, kewajiban, serta batasan hukum sekaligus […]

  • Ilustrasi panduan mengatasi musibah dengan ketabahan dan ikhtiar, menumbuhkan harapan.

    Strategi Membina Hubungan Baik Antar Peneliti dan Tokoh Agama: Insight

    • calendar_month Selasa, 27 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Membangun kepercayaan melalui dialog terbuka, menghormati nilai‑nilai keagamaan, serta kolaborasi pada proyek yang memberi manfaat sosial. Lakukan pertemuan rutin, gunakan bahasa inklusif, dan libatkan komunitas agama dalam perencanaan serta penyebaran hasil penelitian agar kedua pihak merasa dihargai dan termotivasi berkontribusi. Strategi membina hubungan baik antar peneliti dan tokoh agama menekankan cara sadar menghubungkan […]

  • Ilustrasi pemimpin masa depan yang berintegritas, menuntun tim dengan etika kuat dan visi inovatif.

    Penguatan Jiwa Kepemimpinan Muda Berbasis Moralitas: Solusi Praktis

    • calendar_month Senin, 2 Nov 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kepemimpinan muda yang kuat berlandaskan moralitas menumbuhkan kepercayaan tim dan keputusan yang beretika, karena nilai‑nilai seperti integritas dan empati menuntun perilaku konsisten di tengah tantangan. Mengintegrasikan pembelajaran etika ke dalam pelatihan, mentoring, serta proyek nyata membantu generasi pemimpin menginternalisasi prinsip‑prinsip tersebut dan menerapkannya dalam aksi sehari‑hari. Penguatan jiwa kepemimpinan muda berbasis moralitas berarti […]

expand_less