Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » Nasional » Menteri Jumhur: Potensi Nilai Ekonomi Karbon RI Capai Rp4.500 Triliun

Menteri Jumhur: Potensi Nilai Ekonomi Karbon RI Capai Rp4.500 Triliun

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 21 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

BALI – Indonesia memiliki potensi nilai ekonomi karbon yang diperkirakan mencapai 200 miliar dolar AS atau setara Rp4.500 triliun. Pemerintah mendorong potensi tersebut menjadi sumber pembiayaan pemulihan lingkungan sekaligus memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat dan daerah.

Menteri Lingkungan Hidup sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup (BPLH), Moh. Jumhur Hidayat, menyampaikan hal itu saat membuka Workshop Tata Kelola Implementasi Nilai Ekonomi Karbon Sub-Nasional 2026 untuk wilayah Bali dan Nusa Tenggara di Legian, Bali, Senin (19/10/2026).

Jumhur menegaskan, pengembangan Nilai Ekonomi Karbon (NEK) harus memastikan masyarakat yang berperan menjaga kelestarian ekosistem turut menerima manfaat. Menurutnya, perdagangan karbon tidak boleh hanya menguntungkan pihak yang bertransaksi, sementara masyarakat lokal yang menjaga lingkungan justru tidak memperoleh hasil yang sepadan.

Ia juga menyoroti perubahan pendekatan pembangunan global yang semakin menekankan prinsip polluter pays atau pencemar harus menanggung biaya kerusakan lingkungan. Dalam konteks tersebut, Peraturan Presiden Nomor 110 Tahun 2025 menjadi salah satu landasan kebijakan yang disebut pemerintah untuk mendorong pemanfaatan nilai ekonomi karbon sebagai sumber pembiayaan kegiatan lingkungan.

Jumhur menekankan bahwa perdagangan karbon harus didasarkan pada aksi nyata dan terukur, bukan sekadar transaksi administratif. Salah satu langkah yang disorot adalah penanganan tempat pemrosesan akhir (TPA) sampah yang masih menggunakan sistem pembuangan terbuka atau open dumping.

Menurutnya, penutupan TPA dengan dukungan teknologi seperti geomembran dan penangkapan gas metana (methane recovery) dapat membantu mengurangi bau, risiko kebakaran, serta pencemaran air dan tanah. Gas metana yang berhasil ditangkap juga berpotensi dimanfaatkan sebagai sumber energi terbarukan.

Selain memberikan manfaat lingkungan dan energi, pengurangan emisi metana berpotensi menghasilkan kredit karbon yang dapat diperdagangkan apabila memenuhi ketentuan pengukuran dan verifikasi yang berlaku. Jumhur menjelaskan, metana memiliki daya pemanasan global jauh lebih besar dibandingkan karbon dioksida dalam periode pengukuran tertentu.

Ia menegaskan, keberhasilan ekonomi karbon Indonesia tidak hanya ditentukan oleh nilai transaksi, tetapi juga oleh integritas pengurangan emisi dan pemerataan manfaatnya. Semakin nyata dampak yang diterima masyarakat lokal, semakin kuat pula dasar kepercayaan terhadap unit karbon Indonesia di pasar internasional.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said: Saya Terima Amanah Ini sebagai Pengabdian, Bukan Jabatan

    Dilantik Jadi Wantimpres, Kiai Said: Saya Terima Amanah Ini sebagai Pengabdian, Bukan Jabatan

    • calendar_month Jumat, 2 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Jakarta, 2 Oktober 2026 — Prof. Dr. KH. Said Aqil Siroj, MA menyampaikan rasa syukur setelah resmi dilantik sebagai Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia. Kiai Said menyampaikan bahwa amanah tersebut merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab besar untuk turut memberikan nasihat dan pertimbangan kepada Presiden demi kepentingan bangsa dan negara. “Alhamdulillah, saya menerima […]

  • Strategi Memanfaatkan Waktu Luang Dengan Aktivitas Positif: 5 Ide

    Strategi Memanfaatkan Waktu Luang Dengan Aktivitas Positif: 5 Ide

    • calendar_month Kamis, 22 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Manfaatkan waktu luang dengan menyiapkan daftar mikro‑target harian, misalnya belajar 10 menit bahasa asing atau membaca satu artikel relevan, lalu selesaikan sebelum tidur. Sisipkan gerakan ringan seperti jalan cepat atau peregangan agar tubuh tetap aktif, dan luangkan beberapa menit untuk membantu komunitas lewat sukarelawan online atau berbagi pengetahuan. Pendekatan terstruktur ini mengubah jeda menjadi […]

  • Keuangan Anak Muda: Tabungan vs Investasi, Mana yang Lebih Menguntungkan

    Keuangan Anak Muda: Tabungan vs Investasi, Mana yang Lebih Menguntungkan

    • calendar_month Rabu, 20 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Keuangan anak muda merujuk pada pengelolaan uang dan sumber daya keuangan oleh individu muda. Umumnya, anak muda memiliki penghasilan rata-rata sekitar 5 juta rupiah per bulan. Berdasarkan data, mereka cenderung fokus pada pengelolaan utang dan tabungan. Keuangan anak muda merupakan salah satu aspek penting dalam mencapai kestabilan dan keamanan finansial di masa depan, […]

  • Cara Cepat Pengembangan Lembaga Pendidikan Berbasis Karakter dan Moral

    Cara Cepat Pengembangan Lembaga Pendidikan Berbasis Karakter dan Moral

    • calendar_month Jumat, 11 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Untuk menumbuhkan karakter dan moral dalam institusi pendidikan, biasanya dilakukan integrasi nilai‑nilai etika ke dalam kurikulum, pelatihan guru yang menekankan contoh perilaku, serta penciptaan lingkungan sekolah yang mendukung kejujuran, tanggung jawab, dan empati. Pendekatan ini juga melibatkan orang tua dan masyarakat agar nilai yang diajarkan di kelas dapat dipraktikkan di luar sekolah, sehingga […]

  • Peran Lembaga Sosial dalam Pengetasan Kemiskinan: Jawaban & Batasnya

    Peran Lembaga Sosial dalam Pengetasan Kemiskinan: Jawaban & Batasnya

    • calendar_month Jumat, 18 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Lembaga sosial, mulai dari organisasi non‑profit hingga komunitas keagamaan, menggerakkan program pemberdayaan ekonomi, pendidikan, dan kesehatan yang menutup celah bagi keluarga rentan. Dengan menghubungkan sumber daya, membangun jaringan dukungan, serta memfasilitasi akses ke pelatihan dan modal mikro, mereka mempercepat penurunan tingkat kemiskinan secara berkelanjutan. Lembaga sosial menggerakkan upaya menurunkan kemiskinan dengan menjembatani kebijakan […]

  • Strategi Mencegah Perundungan di Lingkungan Pendidikan 7 Solusi Nyata

    Strategi Mencegah Perundungan di Lingkungan Pendidikan 7 Solusi Nyata

    • calendar_month Jumat, 9 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Menerapkan kebijakan anti‑perundungan yang jelas, didukung pelatihan guru dan siswa tentang empati serta mekanisme pelaporan anonim, dapat mengurangi kejadian bullying. Selain itu, menciptakan budaya sekolah yang inklusif lewat kegiatan kolaboratif dan dialog rutin antara pihak sekolah, orang tua, serta murid membantu mengidentifikasi dan menanggulangi perilaku agresif sejak dini. Strategi mencegah perundungan di lingkungan […]

expand_less