Breaking News
light_mode
Trending Tags
Beranda » News » PKB Tangsel Bersama Relawan Rano Al-Fath Bantu Warga Miskin Ekstrem di Kecamatan Setu Tangsel

PKB Tangsel Bersama Relawan Rano Al-Fath Bantu Warga Miskin Ekstrem di Kecamatan Setu Tangsel

  • account_circle Redaksi
  • calendar_month Rabu, 14 Okt 2026
  • print Cetak

info Atur ukuran teks artikel ini untuk mendapatkan pengalaman membaca terbaik.

TANGERANG SELATAN – DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Kota Tangerang Selatan bersama Relawan Rano Al-fath (MRA) menyalurkan bantuan kepada warga yang membutuhkan di Babakan, Kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan pada rabu (14/10/26). Kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi kesulitan ekonomi dan kondisi kehidupan yang memprihatinkan.

Dalam kegiatan tersebut, tim menjumpai sejumlah warga yang membutuhkan perhatian, di antaranya seorang janda yang dilaporkan tinggal di area pemakaman, warga dengan gangguan kesehatan jiwa atau ODGJ, serta seorang bayi yang mengalami penyakit kelainan pada leher.

Ketua DPC PKB Kota Tangerang Selatan, Dr. Moch Aly Taufiq, menekankan pentingnya kepedulian terhadap masyarakat yang menghadapi kesulitan hidup.

“Melalui kegiatan ini, kami ingin hadir lebih dekat dengan masyarakat, terutama warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan. Kami berharap kepedulian ini dapat meringankan beban mereka sekaligus mendorong lebih banyak pihak untuk bersama-sama membantu masyarakat yang membutuhkan,” ujar Dr. Moch Aly Taufiq.

Sementara itu, perwakilan Relawan MRA, M. Azzam, menyampaikan bahwa kepedulian sosial perlu diwujudkan melalui tindakan nyata dengan melihat langsung kondisi masyarakat di lapangan.

“Bagi kami, kegiatan ini bukan sekadar menyalurkan bantuan, tetapi juga bentuk kepedulian terhadap sesama. Kami berharap warga yang sedang menghadapi kesulitan tidak merasa sendirian dan bisa mendapatkan perhatian serta pendampingan yang dibutuhkan,” ujar Azzam.

Kegiatan ini sekaligus menjadi pengingat bahwa persoalan kemiskinan ekstrem tidak hanya berkaitan dengan ekonomi, tetapi juga menyangkut kelayakan tempat tinggal, akses kesehatan, dan pendampingan sosial. Diperlukan kerja sama berbagai pihak agar masyarakat rentan mendapatkan penanganan yang tepat dan berkelanjutan.

Melalui kegiatan sosial ini, DPC PKB Tangsel bersama Relawan MRA berharap semangat gotong royong terus tumbuh dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan dapat diwujudkan secara konsisten.

  • Penulis: Redaksi

Rekomendasi Untuk Anda

  • Edukasi Kesadaran Hukum Bagi Masyarakat Awam: Kelas atau Online?

    Edukasi Kesadaran Hukum Bagi Masyarakat Awam: Kelas atau Online?

    • calendar_month Minggu, 11 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Masyarakat awam sebaiknya memahami hak, kewajiban, dan prosedur hukum dasar agar dapat melindungi diri serta berkontribusi pada penegakan keadilan. Program edukasi yang menyajikan contoh kasus sehari-hari, bahasa sederhana, dan media interaktif terbukti meningkatkan kesadaran dan mengurangi potensi konflik hukum. Edukasi Kesadaran Hukum Bagi Masyarakat Awam memberi warga pemahaman praktis tentang hak, kewajiban, dan […]

  • Mengelola Stres Kuliah dengan Tips Self-Care Murah

    Mengelola Stres Kuliah dengan Tips Self-Care Murah

    • calendar_month Minggu, 17 Mei 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Tips self-care murah untuk mahasiswa meliputi olahraga ringan, meditasi, dan pengelolaan waktu yang efektif. Umumnya, mahasiswa dapat memulai dengan mengalokasikan 30 menit sehari untuk aktivitas self-care. Berdasarkan data, self-care dapat meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mental. Tips self-care murah untuk mahasiswa adalah tentang mengelola stres dan meningkatkan keseimbangan hidup dengan cara yang sederhana dan […]

  • Perempuan memimpin pembangunan moral bangsa melalui pendidikan, nilai etika, dan kontribusi sosial.

    Kisah Ibu Siti: Peran Posyandu dalam Mencegah Stunting Anak Desa

    • calendar_month Minggu, 25 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Melalui pemantauan rutin pertumbuhan, pemberian suplementasi gizi, dan edukasi pola makan serta kebersihan, Posyandu membantu mengidentifikasi risiko stunting sejak dini dan memberi intervensi tepat waktu. Keterlibatan aktif orang tua dalam program ini memperkuat pola asuh sehat, sehingga peluang anak desa tumbuh optimal meningkat. Posyandu menjadi jembatan utama yang menghubungkan keluarga dengan layanan gizi, […]

  • Ilustrasi pengembangan kurikulum yang menekankan keterampilan abad 21 untuk pembelajaran inovatif

    Langkah Efektif Membangun Mental Juara pada Pelajar: 3 Insight Ahli

    • calendar_month Senin, 14 Sep 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Kembangkan pola pikir growth dengan memandang tantangan sebagai peluang belajar, bukan ancaman. Tetapkan tujuan kecil yang terukur tiap minggu, lalu rayakan pencapaian untuk memperkuat rasa percaya diri. Lingkungan yang mendukung—guru, orang tua, atau teman sekelas—bisa memberi umpan balik konstruktif dan mengingatkan pelajar tetap konsisten pada kebiasaan positif. Memupuk rasa percaya diri yang tahan […]

  • 5 Langkah Pengembangan Ekonomi Syariah dan Potensi Industri Halal

    5 Langkah Pengembangan Ekonomi Syariah dan Potensi Industri Halal

    • calendar_month Sabtu, 31 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Pengembangan ekonomi syariah memberi kerangka keuangan yang mendukung pertumbuhan usaha halal, mulai dari pembiayaan mikro hingga investasi institusional. Dengan meningkatnya kesadaran konsumen akan produk bersertifikat halal, industri terkait—makanan, kosmetik, dan pariwisata—menjadi lebih menarik bagi investor yang mengedepankan nilai etika. Kolaborasi regulator, lembaga keuangan, dan pelaku bisnis kini menjadi kunci untuk memperluas pasar domestik […]

  • Tantangan Menjaga Kedisiplinan Ibadah di Tengah Kesibukan Bermakna

    Tantangan Menjaga Kedisiplinan Ibadah di Tengah Kesibukan Bermakna

    • calendar_month Senin, 19 Okt 2026
    • account_circle Admin
    • 0Komentar

    Ringkasan Singkat: Banyak orang beragama Islam kesulitan mempertahankan jadwal sholat tepat waktu karena rapat kerja, macet, dan gangguan digital menyerap sebagian besar hari mereka. Mengatur pengingat, menyiapkan ruang khusus, atau menyesuaikan ibadah dengan rutinitas seperti sebelum atau sesudah makan biasanya membantu. Dengan niat yang kuat serta dukungan lingkungan, kedisiplinan ibadah tetap dapat terjaga meski agenda […]

expand_less